Bahaya Penggunaan Gadget terhadap Interaksi Sosial Penggunanya
By: Shaf Khoirunnisa F.
Gadget yang pada awalnya berfungsi sebagai alat untuk memudahkan
interaksi antar individu kini mulai
berdampak sebaliknya. Pengguna gadget kini lebih sering menghabiskan
waktu dengan gadgetnya daripada berkumpul atau bertemu dengan orang lain meskipun hanya sekedar menghabiskan waktu untuk mengobrol bersama orang lain disekitarnya.
Penggunaan
gadget yang tidak terkontrol inilah yang dapat mengganggu proses interaksi
sosial atau bahkan bisa membuat penggunanya terisolasi dari lingkungan
sosialnya, termasuk di dalam lingkungan sosial terdekatnya yaitu keluarga.
Bila
pengguna gadget ini terus dibiarkan tanpa diberikan pemahaman atas
dampak lain dari gadget, bisa membuat para pengguna gadget ini mulai sulit berinteraksi secara nyata
dengan keluarganya dan hal tersebut dapat mempengaruhi keseluruhan interaksi sosial
dalam keluarga tersebut. Dimana interaksi yang biasanya dilakukan antara orang
tua pada anaknya sebagai bentuk pengasuhan dan komunikasi untuk menciptakan
kekukuhan keluarga akan terganggu, hal tersebut dikarenakan keluarga merupakan
kesatuan sistem yang utuh, dimana bila salah satu anggota keluarga mengalami
kesulitan dalam melakukan interaksi secara langsung, hal tersebut membuat
keluarga secara sadar atau tidak akan mengurangi atau melakukan perubahan dalam
pola interaksi sosialnya. Interaksi yang pada awalnya dilakukan secara langsung
(tatap muka) kini mulai digantikan menjadi interaksi dengan gadget.
Perubahan dalam pola interaksi sosial dalam keluarga tersebut menghasilkan pola
sikap yang menjadi lebih individualis.
Bentuk
interaksi sosial dalam keluarga yang dipengaruhi oleh penggunaan gadget dapat
mengubah fungsi dari keluarga itu sendiri. Dimana perilaku antar orangtua, atau
orangtua kepada anak dalam pengasuhannya tidak terjalin secara utuh, dimana
komunikasi, kedekatan, dukungan maupun keterlibatan orangtua tidak lagi dirasakan
atau dilakukan dengan maksimal.
Selain
terganggunya interaksi sosial dalam keluarga, kehadiran
gadget pun menjadikan perubahan perilaku pada siswa di sekolah, dimana
ketika siswa sedang berkumpul untuk sekedar membicarakan suatu hal, tidak
jarang mereka akan lebih asik dengan gadgetnya daripada dengan orang yang ada
didekatnya. Ketika sedang berjalan pun asik sambil memainkan gadgetnya. Siswa
hanya menunduk menatap gadget tanpa menghiraukan lingkungan sekitar.
Sehingga aksi tegur sapa, saling bercanda dengan teman menjadi berkurang.
Bahkan penelitian mengenai dampak penggunaan gadget terhadap interaksi
sosial penggunanya ini pernah dilakukan oleh Beauty Manumpil dkk tahun 2015 pada 41 Siswa di SMAN 9 Manado, dimana hasil
penilitian tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan
gadget dengan tingkat prestasi belajar siswa.
Penggunaan gadget yang terlalau lama dapat berpengaruh pada
konsentrasi anak, selama jam pelajaran berlangsung dapat dilihat dampak dari
tingkat prestasi anak di sekolah, dalam Internasional Journal Of
Neuroscience bahwa gadget / Handphone disebutkan bahwa penggunaan
gadget yang terlalu lama dapat menganggu fungsi kerja otak
manusia yaitu dengan melemahnya daya kerja otak atau lemah otak.
Sumber:
Lestari,Inda dkk. 2014. Pengaruh
Gadget pada Interaksi Sosial dalam Keluarga. Prosiding KS: Riset & PKM Volume: 2 Nomor: 2 Hal:
147 - 300 ISSN: 2442-4480. Tersedia [online] file:///C:/Users/USER/Downloads/110-395-1-PB.pdf (diakses 25
Mei 2017)
Manumpi, Beauty
dkk. 2015. Hubungan Penggunaan Gadget dengan
Tingkat Prestasi Siswa di SMA NEGERI 9 MANADO. Ejoural Keperawatan
(e-Kep) Vol. 3 No.2. Tersedia [online] https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/download/7646/7211 (diakses 25 Mei 2017)

Komentar
Posting Komentar